Organisasi masyarakat sipil (OMS) memiliki peran penting dalam mendorong perubahan sosial, lingkungan, dan kemanusiaan. Namun, tidak sedikit organisasi yang masih menghadapi tantangan dalam menunjukkan dampak program secara sistematis. PMEL sering kali dipahami hanya sebagai kewajiban pelaporan kepada donor, padahal lebih dari itu, PMEL merupakan sistem strategis untuk pembelajaran, adaptasi, dan penguatan organisasi.
Melalui pelatihan “Membangun Sistem PMEL yang Sederhana, Relevan, dan Berkelanjutan”, Yayasan Penabulu melalui program Lingkar Madani, dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation, menghadirkan ruang pembelajaran bagi organisasi untuk memperkuat sistem PMEL yang tidak hanya konseptual, tetapi juga aplikatif dalam praktik sehari-hari organisasi bersama narasumber Arif R Iryawan, Applied Research & PMEL Specialist.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi dalam memahami dan mengembangkan sistem PMEL sebagai alat strategis dalam pengelolaan program. Peserta akan dibekali dengan keterampilan untuk merancang sistem yang sederhana, relevan dengan konteks organisasi, dan dapat digunakan secara berkelanjutan.
Secara khusus, pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta:
- Memahami PMEL sebagai sistem strategis, bukan sekadar alat pelaporan
- Merancang komponen dasar PMEL yang sederhana dan aplikatif
- Mengintegrasikan PMEL dalam pengambilan keputusan dan pembelajaran organisasi
- Menyusun rencana aksi penguatan PMEL di organisasinya
Subjek Cakupan:
Materi yang akan dibahas dalam pelatihan ini meliputi:
- Pengantar PMEL dan perannya dalam penguatan organisasi
- Siklus manajemen program dan asesmen awal
- Perancangan program dan indikator pencapaian
- Mekanisme implementasi kerja dan monitoring
- Evaluasi program: jenis, cakupan, dan metode
Yuk daftar : http://bit.ly/LM-PMELBerdampak